Sabtu, 02 April 2016
Pengambilan Sikap
Makan atau dimakan
Serang atau diserang
Insting bertahan hidup dari otak primitif yang masih saja berkembang dalam kepala kita.
Coba anda ingat lagi, anda suka menekan seseorang lebih dahulu ketika anda merasa orang tersebut mengancam untuk anda dan itu bagian positif dari primitif Brand.
Tapi bagaimana dengan efek negatifnya sesuatu selalu datang dengan 2 buah sisi. Sifat ini menjadi buruk ketika anda menerapkannya di dalam hubungan anda.
Ketika anda melakukan defensif terhadap pasangan anda, anda sudah meyerang orang yang sangat rapuh terhadap anda.
Sesuatu yang seharusnya tidak pernah anda lakukan.
Karena pasangan anda tidak akan menyerang anda tapi karena anda terbiasa melindungi diri atau menutupi kesalahan anda dengan menyerang terlebih dahulu, andapun melakukan hal yang sama dan setelah semua itu anda masih sulit untuk meminta maaf, kenapa ?
Sekali lagi jawabanya adalah otak primtif anda merasa kalau permintaan maaf merupakan hal yang dilakukan orang yang kalah, itu yang diyakini oleh otak primitif anda.
Tidak ada orang yang benar-benar sempurna.
Seperti tidak satupun dari kita yang benar-benar normal. Semua orang hanya terlihat normal sampai kita mengenalnya lebih dalam.
Begitupun halnya kesempurnaan, mereka hanya sempurna sebelum anda mengenalnya lebih jauh.
Lalu apa yang membedakan satu dengan yang lain.
Usaha, kerja kerasa, tekad, keyakinan, itulah yang membedakan satu dengan yang lainnya tanpa hal-hal tersebut, anda tidak ada bedanya dengan orang lain.
Dimana anda menghabiskan waktu luang anda membaca? menonton tv ?
Takdir kadang dijadikan kambing hitam bagi orang yang tidak benar-benar berjuang. Orang yang berprofesi sebagai tukang sampah merasa dia sudah berkerja keras dan berfikir dunia ini tidak adil.
Tapi coba lihat apa yang dilakukannya dengan waktu senggangnya. Melatih skill baru ? Edukasi diri?
Belajar bahasa asing ? membangun relasi ? atau tidur dan menonton TV ?
Jadi anda tidak perlu khawatir dengan takdir tapi khawatirlah anda membuang waktu percuma karena kita semua memiliki 24 jam yang sama.
Apa yang anda lakukan dengan waktu, anda yang menentukan akan menjadi apa anda nantinya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar